Judulnya aja dah bikin bingung, apalagi isinya.. Sebenere pengen bahas soal cinta pertama. Tapi sayange bahane ga ada. Secara, cinta pertamaku dah terjadi berabad-abad yang lalu..(lebay..) Kalo denger kata cinta pertama, apa sih yang pertama kali kamu pikirin? Pastinya jika kamu mengalaminya sama kaya aku (berabad-abad yang lalu) pikiranmu jauh melayang ke abad dimana kamu mengalami cinta pertama tersebut. Banyak memori pastinya.. Baik yang nyenengin atopun yang nyebelin.. Masih ingatkah kamu dengan cinta pertamamu?
Banyak mitos tentang cinta pertama, katanya cinta pertama itu abadi.. Ga tergantikan.. dan lain-lain.. Tapi apa iya cinta pertama begitu bermakna? Sampai-sampai ngalahin cinta yang selanjutnya? Sampai ada lagu yang begitu mengagungkan cinta pertama. Bagi sebagian orang perasaan saat merasakan cinta pertama begiiiiituuuu mempesona. Degup jantung berdetak kencang kala bertemu tambatan hati. Semakin kencang kala dia menyapa, dan bertambah kencang kala dia mengajak ngobrol.. (Ga tau jadinya deh kalo si Dia nerima pernyataan cinta..bisa-bisa jantungnya jadi capek gara-gara berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang... hehehehehe) yah wajarnya perasaan yang dialami kala merasakan cinta pertama adalah seperti itu. (kalo yang ga ngalamin, tau deh..hehehe) padahal kalo emang bener seperti itu, kayae kasian jantungnya ya? hohohoho.. Begitu banyak sensasi kala cinta pertama menyapa, tapi apa iya sensasi-sensasi itu ga ditemuin di cinta yang selanjutnya? Kayanya ada juga, gitu kata temenku yang lagi ngopi. Ada sie, tapi rasanya beda aja. kata temenku yang lagi minum susu. Untuk aku sendiri... Entahlah... kelamaan sendiri sie, jadi lupa sama yang namanya jatuh cinta..hiks..hiks(wah malah curhat..!!!) Mungkin rasanya sama aja. Entah itu cinta pertama ato selanjutnya, pastinya membawa kebahagian tersendiri bagi yang mengalaminya. Hanya saja kata "pertama", biasanya memiliki nilai yang lebih. Nah karena sebab inilah, ada sebagian orang yang sangat begitu terobsesi dengan cinta pertamanya. Bahkan sampai begitu terobsesinya, sampai-sampai dirinya melupakan cinta kedua dan cinta-cinta yang lain. Bisa dibilang mungkin gara-gara sebagian orang inilah yang menimbulkan istilah cinta pertama tak tergantikan. Tapi menurutmu baik nggak sie, jika dirimu hanya berputar-putar pada satu topik itu dan mengesampingkan topik yang lain, padahal belum tentu cinta pertama, yang menjadi topik utama itu, bisa menjadi cinta terakhirmu? Banyak orang yang sudah menjadi korban keganasan cinta pertama. Hidup mereka seakan hanya bertindak untuk menjadikan cinta pertamanya menjadi cinta terakhirnya. Sayangnya saat kenyataan berkata lain, tak jarang orang-orang ini mengakhiri kehidupan cintanya bahkan kehidupan nya juga..(wow.....) Mungkin mereka berfikir jika cinta pertama dibawa sampai ke alam yang lain bisa menjadi cinta terakhir yang abadi...(a fool things i think...) ada-ada saja... sebenarnya ga harus gitu juga kaleee.... Jika saat kamu dapat merasakan indahnya cinta pertama dan berhasil mempertahankan hingga menjadi cinta terakhir, anggaplah itu sebagai bonus anugrah yang terindah. Hanya saja saat cinta pertamamu bukanlah menjadi cinta terakhirmu, jangan berbuat bodoh dan melakukan usaha yang bodoh juga untuk menjadikannya cinta terakhirmu. Look around you.... many-many love can you find!!! cari lagi.. lagi .. dan lagi. hingga kamu temukan cinta yang terakhir, yang paling abadi. Jangan hanya terjebak dalam lingkaran cinta pertama yang seakan tanpa ujung... Bukankah cinta pada dasarnya sama? Hanya dikemas dengan berbeda? Tapi, jangan obral cinta juga...hehehe... mentang-mentang lagi nyari cinta, tiap kali ketemu cinta diobral semua-muanya... maknai cinta apa adanya. love is love gitulah... tau dah.. kompliketetttt...
So, masih ingatkah dengan cinta pertamamu? Masih berfikir dia cinta terakhirmu?
eh Btw, akhir-akhir ini aku kok sering posting soal cinta ya? Jangan-jangan aku jatuh cinta? Hmmmm....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar