Kamis, 09 Juni 2011

GGS

Judulnya mirip dengan thread disalah satu forum online di Indonesia, yang isinya menampilkan gambar yang sangat bikin bulu kuduk merinding. Padahal GGS yang aku maksut cuma singkatan dari Gara Gara Semalam. Yup, aku nemu ide aja gara-gara semalam chat ama sohibku. Dia cerita selama ini terjebak dalam sebuah hubungan antar personal yang sangat kompliketett.... Dia masih ada hubungan dengan sang mantan tepatnya. Kenapa kompliketett? Gini ceritanya....

Temenku seorang cowok, beberapa bulan yang lalu putus dengan pacarnya. sedikit masalah yang bikin mereka putus, tapi boleh dikata bubarnya mereka termasuk baik-baik. dan kedua belah pihak mampu menerima. ga tau deh ikhlas ato enggaknya....Setelah beberapa minggu tanpa komunikasi dengan mantannya, kemarin mantannya sms kalo pengen ketemu. Sontak temenku rada kaget, ada apakah ini ? Akhirnya temenku menemui sang mantan.. Saat bertemu untuk pertama kalinya setelah putus, sikap sang mantan seperti tidak ada perbedaan seperti saat masih ada hubungan, dan temenku masih dapat sikap tersebut dan timbul sedikit harapan, seandainya saja dapat jadian lagi alias balikan. Setelah ada pertemuan pertama kemudian ada pertemuan berikutnya, malah intensitasnya agak sedikit meningkat. Yang dari satu minggu sekali menjadi 3 kali seminggu. Kedekatan mereka juga bertambah, seakan-akan sudah balik lagi seperti dulu. Perasaan temenku menjadi percaya diri bahwa sebentar lagi dia akan balikan dengan sang mantan, karena dalam hati temenku masih ada rasa sama mantannya tersebut. Saat temenku merencanakan waktu untuk menyatakan keinginannya buat balikan, tiba-tiba aja sang mantan sikapnya berubah. Smsnya jarang dibales, telfonnya nyaris ga pernah diangkat, misalpun diangkat nada menjawabnya ogah-ogahan... Temenku jadi bingung, ga siap dengan perubahan sikap mantannya yang tiba-tiba. Berbagai upaya pendekatan dilakukan temenku untuk menumbuhkan perasaan yang terjadi kemarin terjadi antara mereka berdua. Meminta maaf ke mantannya walo dia ga tau dimana letak kesalahannya. Dan upaya lain untuk mengembalikkan keceriaan sang mantan. Tapi hasilnya tak kunjung kelihatan juga. Saat temenku hampir menyerah, dengan tiba-tiba sang mantan sikapnya kembali seperti beberapa waktu lalu, walo rada bingung untuk yang kesekian kali, temenku merasa senang dengan keadaan ini. Dia berfikir perubahan ini mungkin dikarenakan upaya yang kemarin dia lakukan berhasil. Keadaan kembali seperti waktu itu, dekat, mesra dan seakan ada harapan untuk bersatu kembali. Tapi tak berapa lama, sikap sang mantan berubah lagi menjadi dingin tanpa sebab. Kembali temenku bingung dan berusaha mengembalikkan keadaan, semua upaya kembali diupayakan, hasil nihil, saat akan menyerah.. Sikap sang mantan berubah hangat lagi... Kemudian mereka dekat lagi, ga lama dingin lagi, usaha lagi, ga ada hasil lagi, hampir nyerah, hangat lagi.... Begitu terus untuk waktu yang agak lama. 
Setelah mengalami pengalaman itu beberapa kali, temenku menjadi curiga. Lalu mulailah dia mencari penyebab pasti tingkah mantannya yang aak sedikit janggal dan sedikit membuat sakit hatinya. Pencarian dimulai bertanya ke temen-temen terdekat sang mantan. Dan dari situ, dia mendapat hasil yang sangat mengejutkan. Ternyata selama ini, saat dia dekat dengan sang mantan, dia hanya jadi tempat pelarian saat sang mantan tidak bisa jadian dengan cowok targetnya.... WOW... Ho..ho..ho That's so so so bad...
Nah, sekilas gitu lah ceritannya. Mungkin didunia ini ga cuma temenku aja yang mengalami kejadian seperti cerita tadi, ada diantara kita juga mengalami hal yang sama.(dan harapanku, semoga ga banyak yang mengalami......)
Jadi saat kita terjebak dalam situasi seperti itu apa yang musti kita lakuin?
Jujur, aku juga sulit jika mengalami kejadian serupa. Tapi seandainya aku mengalami kejadian tersebut yang akan ku lakuian adalah... Mencari kejelasan secara langsung dengan cara tanya pada sang mantan tentang sikapnya, perasaannya dan maksut kedekatannya selama ini. Jika sang mantan ga bisa menjawab secar logis, sepertinya tidak ada alasan lain untuk terlalu lama terjebak dalam game yang ga asyik ini... Jika memang sang mantan menjawab secara jujur bahwa just using you, jawab dengan tegas kalo kita ga suka dengan caranya. Mana ada manusia yang hanya mau dimanfaatkan kecuali manusia yang lagi ga sehat... Tanyain juga pada sang mantan, seandainya dia yang berada diposisi itu, apa yang dirasain?Maukah dia diposisi itu? yah pokoke nek bisa tegaslah... Tunjukkan harga diri, tanpa mengurangi respek pada sang mantan. 
Memang susah sie, jika sudah ketemu dengan hubungan manusia, apalagi hubungan cewe cowo... soalnya menyangkut banyak hal.. Terutama tentang perasaan.. Walo sebagian ada yang bilang cowo ga punya perasaan, tapi cowo manusia juga kok, pasti adalah perasaannya. Eh tapi jaman sekarang kayae malah kebalik deh.. tuh buktinya cerita tadi... ada juga cewe yang tega, ga berperasaan.. Hehehehe... mungkin emang jaman sekarang cowocewe sama kali ya? tau deh...
Pesen aku sie, love yourself first, before you loving someone else...
yup, mungkin segini dulu aja deh. Moga ada nilai yang bisa diambil dari tulisan yang ga penting ini...

3 komentar:

  1. haha..ak ngrti bgt perasaane koncomu...walau sdkit berbeda tp garis besarnya sama...

    BalasHapus
  2. emang cerita cinta banyak dialami oleh banyak orang,...

    BalasHapus
  3. haha...stuju temmmm...ndilalah...

    BalasHapus